Asyiknya Offroad Bersama Jogyakarta Jangkrik Club

jangkrik

Asyiknya Offroad Bersama Jogyakarta Jangkrik Club

Penggemar dunia offroad tentunya mengenal kendaraan jenis jeep dengan ciri khas tampilan petualang. Di Jogja sendiri klub kendaraan jenis ini termasuk jarang ditemui. Salah satu petualang offroad yang lumayan terdengar adalah Jogjakarta Jangkrik Club, yang beranggotakan para penggemar kendaraan lapangan jenis Suzuki Jimmy.

Sebuatan Jangkrik yang melekat pada kendaraan ini dikarenakan ukurannya yang lebih kecil dari ukuran standar jeep, serta kelincahannya di segala medan. Semakin tidak bersahabat suatu medan, semakin menjadi tantangan yang patut ditaklukkan oleh para penyuka jeep jenis Jimmy ini. Daerah batuan, sungai, maupun perbukitan merupakan ajang untuk bereksperimen.

Berbagai pengalaman menjelajah berbagai medan, itulah salah satu daya tarik komunitas ini bagi anggotanya. Modifikasi juga kerap menjadi topik pembicaraan utama dalam setiap pertemuan para anggotannya, mulai dari membahas penambahan aksesoris sampai dengan ketangguhan mesin jeep.

Para anggota Jogyakarta Jangkrik Club ini memang telah sering mengikuti kompetisi offroad tingkat daerah maupun nasional. Namun selain offroad, klub ini tetap memasukkan program sederhana seperti touring ke berbagai wilayah dan bakti sosial ke dalam agendanya. “Klub ini juga sering mengadakan baksos, seperti pada gempa di Jogja kemarin, kami membantu mendistribusikan bantuan ke daerah yang belum bisa dilalui kendaraan,” ungkap Marcus Hartana salah satu pengurus Jogjakarta Jangkrik Club

Saat touring maupun offroad, berbagai panorama alam yang dilintasi menjadi daya tarik tersendiri. “Dalam setiap kegiatan offroad kita sebisa mungkin melalui tempat-tempat dengan pemandangan alam yang menarik untuk dilihat, supaya tidak bosan, sekalian refreshing,” tambah Marcus yang memiliki mobil Jimmy Jangkrik keluaran tahun ’81 ini.

Mencari medan dan tantangan baru merupakan keasyikan tersendiri bagi para anggota klub ini. Karenanya keahlian dan teknik dalam mengendarai kendaraan dalam berbagai medan harus selalu diasah. Selain itu, tantangan yang membutuhkan kerjasama tim semakin memperkuat solidaritas dan kekompakan antar anggota. Tak heran, walaupun memiliki anggota sebanyak 62 orang, Jogjakarta Jangkrik Club tetap bisa menjaga kekompakannya.

Para anggota Jogjakarta Jangkrik Club ini kerap berkumpul pada malam Minggu di sekertariat mereka Jln. Monjali No: 69/71, telepon 0274-625180. Club yang mulai berdiri pada tahun 2001 tepatnya tanggal 11 Juni ini juga telah mengikuti jambore nasional Jimmy Jangkrik pada tahun 2007 di kota Malang. (jan) dikutip dari http://www.trulyjogja.com

Ditulis dalam Opini. 6 Comments »

Kendaraan tua dilarang ?

Kendaraan tua dilarang ? kurang jelas informasi yang disampaikan apakah kendaraan dengan umur 10 tahun atau kah 20 tahun atau lebih dari 30 tahun yang dapat dikatakan tua.

Pembatasan kendaraan secara pribadi saya sangat setuju tetapi pembatasan dari faktor usia adalah sangat diskriminasi. Bagaimana dengan kendaraan tua yang masih layak jalan dan irit bahan bakar ? mungkin saja kendaraan tua tersebut justru lebih bermanfaat bagi umat manusia. Contohnya JIP Willis, landrover, jimny Jangkrik yang bergerak untuk kepentingan kemanusiaan di ACEH, di JOGJAKARTA pada gempa. Seperti terlihat dalam gambar club jimny jangkrik di Jogjakarta menyalurkan bantuan ke korban gempa Jogjakarta

 100_0756.jpg

CLub club JIP yang ada saat ini rata rata mempunyai anggota dengan umur kendaraan lebih dari 15 tahun tapi kendaraan mereka dijamin lolos uji karena kendaraan mereka selalu dirawat dengan baik.

Keputusan mengenai pembatasan sebaiknya tidak dari tua atau tidaknya kendaraan tetapi ambang batas emisi yang dijadikan indikator.

Bagaimana halnya dengan kendaraan dengan CC diatas 2000 ? Semisal Jaguar, Rolce Royce. Bayangkan dalam pameran Gaikindo kemaren ada orang Indonesia yang beli kendaraan dengan harga 8 Milyar dan CC diatas 2000. Nah justru ini pemborosan yang amat sangat. Bayangkan bila uang 8 milyar dibelikan Bis yang nyaman seharga 400 juta. Bisa dapat 20 Unit dan bisa ngangkut 1000 orang sekali jalan. Sedangkan Rolce Royce hanya mengangkut 4 orang saja.

Mari wakil rakyat, jangan terlalu tergesa gesa dalam mengambil keputusan berpihaklah kepada masyarakat madani.

dikutip dari BONCENGER dlm http://Jakarta.go.id

Ditulis dalam Opini. 6 Comments »

Small is beautifull

Sehari-hari masih sering kita jumpai Jimny Jangkrik hampir di setiap ruas jalan kota maupun di desa. Sayang, banyak orang telah mengabaikan keberadaannya. Suzuki Motor Company memberikan nama Suzuki Jimny LJ antara lain seri LJ10, LJ20, LJ50, LJ80.

Di Indonesia sendiri mulai merajai jalan pada era 80-an. Melihat bentuknya yang kaku dan mungil mengingatkan orang di negri ini pada bentuk serangga kecil yaitu JANGKRIK dan didaerah jawa timur ia lebih dikenal dengan sebutan KOTRIK atau capung yang melayang bebas kemana ia suka.

Jimny JANGKRIK tidak seberuntung kendaraan jenis jip yang lain, sejak awal kehadirannya ia sudah dipandang sebelah mata. Ia jarang mendapatkan kepercayaan untuk bertugas didunia kemiliteran maupun tugas-tugas penjelajahan lainnya. Melihat disain body dan kapasitasitas mesinnya yang mini (800 cc) membuatnya sering diragukan orang. Majalah-majalah otomotif sering menyebutnya jip BANCI dari Nippon. Awam terlanjur terjebak dalam buaian tampilan keperkasaan fisik BIG SIZE adalah segalanya. Hal yang terpenting dari segalanya adalah Spririt.

Jimny JANGKRIK masih survive hingga hari ini oleh jiwa-jiwa penggemarnya yang lebih suka disebut para JANGKERS. Seorang filosof Jerman mengatakan bahwa keindahan dapat pula terpancar dari hal-hal yang kecil, katanya “Small is beautifull” , ungkapan ini benar adanya dan dapat menjadikan inspirasi para “JANGKERS” bahwa Jangkrik boleh mini tapi kreatifitas tidak bolek mungil. Ditengah suburnya club-club otomotif khususnya mobil di tanah air, Jimny Jangkrik bukan hanya mampu survave namun juga berpretasi dalam even-even otomotif nasional. Secara sporadis diberbagai daerah di Indonesia khususnya Jawa telah bermunculan club-club jangkrik. Seperti di Jogjakarta JANGKRIK Club ( JJC ), Jombang Kotrik Club, Surabaya Kotrik Club dan lain lain.

Ditulis dalam Opini. 1 Comment »

jangkrikku

Foto

itu dia jangkrik yang aku maksud bukan jangkrik yang datang disaat senja datang dengan suara krik….krik…

Ditulis dalam Opini. 26 Comments »

jangkrik lj80

jangkrik yang satu ini bukan jangkrik yang suka ngerik bersamaan dengan datangnya petang tapi merupakan jangkrik ber roda 4 yang lebih dikenal sebagai LJ 80 dan di jatim dikenal dengan sebutan kotrik

Ditulis dalam Opini. 10 Comments »
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.